Wednesday, 19 September 2012

,

ingin pulang..
tertawa singkat di samping ibu,dengan dapur dan asapnya

berdebat panjang lebar dengan bapak sampai batang rokok terakhirnya

atau berbagi sepotong martabak dengan bos besar sampai hilang idealisnya

sebentar saja,walau dalam kedipan mata..
pulang
pulang
pulang

Friday, 14 September 2012

selalu

seringkali seperti ini,emosi yang memonopoli
pujian-pujian itu ingin sekali dibenarkan
sulit lepas dari telinga kanan dan kiri
aku enggan menjadi bodoh dengan perasaan dan emosi ini
menjadi kabur,tidak cerdas di depanMu
jika ingin meminta hinaan,bolehkah?
tapi aku takut akan reaksi selanjutnya
malah membuat aku menciut terbenam bayangan
terima kasih hari-hari ini
sampaikan salamku untuk ibu yang tersayang dan bapak yang menggemaskan
tak lupa kakak yang selalu dirindukan,saudara seperjuangan yang menyenangkan
jaga aku di sini ya,sampai waktuMu percaya aku bisa berjalan sendiri

aku ingin mencintaiMu,dengan cara yang tidak sederhana tapinya
terima kasih hehe

Thursday, 6 September 2012

senyum yang lebar

terima kasih atas kesibukannya
yang cukup membuat badan ini semakin tambun,pipi yang membulat, dan otak(tak lupa hati) yang semakin membesar tentunya.
ketika semuanya menjadi keluarga,awalnya siapa mereka dan entah bagaimana mereka yang tiba-tiba masuk dan mencuri waktu yang saya punya tidaklah penuh saya pahami,kini semakin saya sayangi.
terima kasih atas waktu luangnya,yang cukup untuk mendengar semua keluh kesah yang tak pernah berhenti
terima kasih untuk pelukan hangatnya,menghilangkan keraguan setiap jalan yang berawan penuh keraguan
terima kasih atas kebijakannya menampung cacian yang dulu pernah terucap atau mungkin tersimpan dalam prasangka
terima kasih atas kesempatan untuk bisa mencintaiMu lebih dari ini

Wednesday, 1 August 2012

Ilalang di awal agustus

ehm,bagaimana ya il,jadi aku panggil kamu il aja ya?boleh kan?

Entah harus darimana mulainya,tapi tulisan ini hanya bentuk perwujudan rasa pengecutku untuk berbicara panjang lebar (+jujur) tentunya saat kita bertemu nanti. O ya, bahas sedikit soal pertemuan kita itu,aku senang kita mungkin akan bertemu, bermain, dan bicara bersama, nanti entah kapan.

Ehmm il, maaf ya aku bohong. Aku tau kamu tau kebohonganku ini.
Alasannya? Bukan karena dia kakakku, orang yang selalu buat jenuh kamu il dengan cerita tentang adiknya, ibunya, dan keluarga anehnya ini, tapi karena aku gak tau harus buat apa. Ups, agaknya mulai lebay ya il hehe. Maaf ya il, aku bohong dan tolong jangan tanyakan soal apa kebohonganku ini padaku atau pada dia, jokermu yang sangat kau kenal. Cukup kamu tau, aku bohong sama kamu il,maaf.

Ehmm il, ibu ngadain kuliah umum sehabis buka puasa tadi. Beliau sedikit kecewa dan takut dengan sikap kita yang seperti ini, ah sepertinya kamu gak perlu tau maksud ‘seperti ini’. Intinya, andai kamu di sini melihat wajah jokermu seperti apa . dia gak pernah merencanakan ini, semuanya terhadapmu. Dia bahkan terlambat pergi ke masjid, entah apa yang dipikirkannya, tapi kuliah umum ibu memang selalu berhasil membuat kita jumpalitan gak karuan satu hari, bahkan berhari-hari.

Ehmm il, aku jadi stalker lho. Aku hanya ingin tau, sejauh mana aku melewatkan 4 tahun jauh darinya. Ternyata tak berubah, kamu juga tau mungkin seberapa dekat dan banyak teman-temannya. Banyak sekali doa yang mengalir di kotak masuknya, termasuk dari kamu il dan teman terdekatnya saat ini. Aku iri.

Ehmm il, makasih ya. Saat kamu harus membencinya, kamu masih memberikan hal terbaik yang bisa kamu beri. Sedikitnya aku tau bagaimana perasaanmu saat ini. Tak persis sama, hanya sedikit mungkin aku tau. 

Ehmm il, ibu mendoakan yang terbaik untukmu. 

Ehmm il, aku salah ya nulis seperti ini? Mungkin saja ada yang salah mengartikan aku menulis seperti ini untukmu ya il. 

Ehmm il, aku gak mau membandingkan antara kamu atau dia. Bagaimana kamu atau dia. aku gak punya ruang yang cukup untuk membandingkan. Keadaannya kini, aku kenal kamu dan belum mengenal dia ya il?ya kan?

Ehmm il, tulisanku bukan untuk menjelaskan posisinya di mataku, atau bagaimana posisimu untuknya di mataku, atau dia jokermu sebagai perantara perkenalan kita, atau jokermu dan teman dekatnya kini. Tulisan ini hanya ungkapan sikap pengecutku, ungkapan luar biasa soal hari ini. Betapa hebat hari ini, harinya.

Ehmm il, maaf ya, terima kasih

Sunday, 22 July 2012

sorry sob nyampah

sendiri memang keadaan yang pas buat menyelami sakit kaya gini,terkatung-katung menunggu panas dan hujan yang hadir bersamaan.
untuk kedua kalinya..

tinggal ini yang kita punya,diam
entah apa yang dia pikir di sana
sakitnya masih terasa
jawaban pun tak kunjung tiba
lelah sob...

di halaman pertama tugas akhirnya

Doa untuk Putraku

Tuhanku...

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya
dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa
mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.


Tuhanku...

Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.

Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi,
sanggup memimpin dirinya sendiri,
sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.


Berikanlah hamba seorang putra
yang mengerti makna tawa ceria
tanpa melupakan makna tangis duka.

Putera yang berhasrat
Untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya...
Berikan dia cukup Kejenakaan
sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.


Tuhanku...

Berilah ia kerendahan hati...
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud,
hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"

Douglas Mac Arthur

Sunday, 8 July 2012

perang besar

tiba-tiba semuanya menjauh,entah apa sebabnya.yang jelas kondisi ini menyebalkan. sekitar seakan membisu,membuta,tak merasa. apa yang dilakukan tak lagi menjadi sebuah mosi. ternyata mereka punya jalan yang baru, lebih baik dan lebih jauh berada di depan. nampaknya kini tertinggal,kasihan..
labirinnya kini menempatkan pada posisi awal, dlu juga sempat ada cerita seperti ini dengan subjek dan objek yang berbeda. aku malu
payah!!sikap berlebihan ini selalu ada, menaruh yang tidak ada pada tempat dan porsi yang tidak sesuai. jadi, ini yang harus dihadapi sekarang?

'..jujur itu mulia, jujur itu tak mudah..'-stranger